“Peranan Technopreneur dalam Menunjang Keberlanjutan Ekonomi Nasional”

Dalam dunia bisnis saat ini teknologi memberikan kontribusi yang sangat besar. Dengan munculnya inovasi dalam teknologi telah membuka kesempatan dan tantangan yang baru bagi dunia bisnis sehingga seringkali kita dengar istilah technopreneur.

Menurut seorang pakar, mereka yang disebut technopreneur adalah seorang ‘Entrepreneur Modern’ yang berbasis teknologi. Inovasi dan kreativitas sangat mendominasi mereka untuk menghasilkan produk unggulan sebagai dasar pembangunan ekonomi bangsa berbasis pengetahuan (Knowledge Based Economic). (Nasution, Arman Hakim et al, 2007).

Seorang technopreneur dan enterpreneur, mampu melihat peluang yang ada di sekitar mereka. Baik technopreneur maupun entrepreneur, keduanya memiliki persamaan yaitu peduli profit. Namun seorang technopreneur juga harus peduli teknologi. Bentuk kepeduliannya itu bisa berupa pengembangan ide-ide invensi yang ada menjadi solusi teknis teruji melalui riset-riset.

Beberapa technopreneur Indonesia yang berhasil memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa, antara lain Wiliam Tanuwijaya dan Leontinus Aplha Edison (Tokopedia), Ferry Unardi (Traveloka), dan Nadiem Makarim (GO-Jek). Keberadaan ketiga “Unicorn” dari Indonesia ini diharapkan mampu menarik minat banyak investor dan pada akhirnya dapat menunjang keberlanjutan ekonomi nasional.

Berdasarkan penjabaran di atas, maka dalam Acara Seminar Nasional dan Call For Paper 2018 ini, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha mengambil tema besar Peranan Technopreneur dalam Menunjang Keberlanjutan Ekonomi Nasional.

Kami berharap dengan dibahasnya topik ini, kami dapat menggandeng pihak-pihak akademisi dari berbagai perguruan tinggi dan universitas nasional, pihak-pihak perbankan, pihak-pihak industri untuk bersama-sama menikmati Maranatha Economic and Business Conference 2018.